Diposkan pada Jurnal

Bahasan Sepintas tentang MSc Water Technology


Halo mas/jeng! Kali ini saya mau melanjutkan kisah ngebolang saya di Belanda. Kalau postingan terakhir ngomongin soal kota tempat saya berdomisili (Welkome naar Leeuwarden), kali ini saya mau membahas tentang jurusan yang sedang saya geluti, yakni: Master of Science Water Technology (Joint Degree) atau selanjutnya disingkat MWT.

Jurusan ini dibangun atas kerja sama tiga universitas (Wageningen University/WUR, University of Groningen/RUG, dan University of Twente/UT) serta Pusat Penelitian Pengolahan Air di Eropa, Wetsus, dalam bidang teknologi pengolahan air. Sounds ribet ya? Nggak kok, berikut ini bakal saya jelasin lebih detail mengenai bentuk kerja sama tiga universitas dan badan riset tersebut.

 

ADMINISTRASI, FASILITAS, DAN MASA STUDI

Perihal administrasi untuk program MWT sepenuhnya dikelola oleh pihak Wageningen University. Dimulai dari tahap paling awal, yaitu kalau mas/jeng mau apply program ini, maka syarat pendaftaran bakal mengikuti admission process sesuai standar WUR. Begitu pula setelah diterima. Pembayaran tuition fee, visa, dsb akan dikelola oleh universitas yang satu ini. Jadi, boleh dibilang WUR adalah induk dari program MWT.

Satu hal yang keren (cie) dari masuk program ini adalah mas/jeng akan officially enrolled sebagai mahasiswa dari tiga universitas yang sudah saya sebutkan, sehingga bisa punya tiga Student Card sekaligus. Kalau sudah officially enrolled, otomatis sebagai student mas/jeng punya akses baik online maupun offline terhadap fasilitas-fasilitas yang dimiliki masing-masing universitas. Sebagai contoh saya bisa akses library RUG, download software dari UT, dsb.

Masih berkaitan dengan penjelasan mengenai administrasi. Masa studi WUR untuk jenjang magister adalah dua tahun. Oleh karena itu, program MWT juga mewajibkan kami untuk mengenyam bangku perkuliahan selama dua tahun dengan timeline studi: 1 tahun academic courses, 9 bulan tesis dan 3 bulan internship.

 

MATA KULIAH, BACKGROUND S1, DAN METODE PENGAJARAN

Yap. Kalau masih bingung mau melanjutkan magister di mana, maka saran saya, pertimbangan paling utama adalah coba pahami mata kuliah yang diajarkan. Siapa tahu banyak kecocokan dengan minat mas/jeng dalam mendalami suatu bidang.

Dalam program MWT sendiri terdapat 13 mata kuliah (11 compulsory dan 2 elective). Namun, jumlah ini bisa berubah tergantung konsultasi dengan Ketua Program. Bisa kurang, ya bisa nambah pula menyesuaikan hitungan kredit. Overall, berikut list mata kuliah compulsory yang ditawarkan:

  1. Global Water Cycle
  2. Mathematical Principles
  3. Physical Chemistry
  4. Transport Phenomena
  5. Colloid Chemistry
  6. Chemical Reactor Design
  7. Water Microbiology
  8. Multicomponent Mass Transfer in Membrane Processes
  9. Bioreactor Design
  10. Biological Water Treatment and Recovery Technology
  11. Business Case Design Project

Nah setelah uji coba selama 3 bulan, ternyata jurusan ini lebih fokus kepada proses. Jadi, paling cocok buat yang punya background Chemical/Process Engineering. Sebagian besar teman sejurusan saya pun menyandang gelar lulusan Teknik Kimia. Tapi yaa bagi yang minat mah jangan surut semangat. Background S1 saya Teknik Lingkungan (ya jurusan agak nyambung kedua setelah Teknik Kimia sih) tapi masih bisa catch-up kok.

Paragraf berikut ini saya mau bahas tentang dosen. Demikian halnya dengan bentuk kerja sama, dosen-dosen dari program saya pun berasal dari tiga universitas. Hmm… sebetulnya sebagian besar dosen saya berasal dari Wetsus, namun beberapa dari mereka pun terdaftar sebagai dosen (bisa dibilang full time di universitas dan part time di Wetsus), sedangkan beberapa mata kuliah berasal dari non Wetsus (alias benar-benar dosen full time mengajar).

Walaupun diajar oleh SDA dari tiga institusi pendidikan, ruang kuliah saya cuma satu. Jadi, system di MWT masih bukan moving class melainkan moving lecturer :p alias dosen yang datang ke Leeuwarden. Eits tapi hal itu berlaku hanya untuk compulsory course. Untuk elective course, saya yang harus mengunjungi sendiri lokasi institusinya. Misal, saya berencana mengambil elective course “Biobased” yang dibuka oleh RUG. Maka, saya harus pergi ke Groningen untuk mengikuti perkuliahan yang dimaksud dan otomatis bakal sekelas bersama mahasiswa RUG lain.

 

WETSUS: KEYWORD PROGRAM MWT

Ehm kerap saya menghadapi pertanyaan, ”…tapi kamu kan anak WUR, kenapa kuliah di Leeuwarden?” Jawaban atas pertanyaan ini sesungguhnya cuma satu, tak lain tak bukan karena Wetsus berlokasi di Leeuwarden (Website). Wetsus dengan embel-embel European Centre of Excellence for Sustainable Water Technology merupakan pusat penelitian bidang pengolahan air skala Uni Eropa. Badan ini memiliki fungsi utama melakukan riset-riset terkait teknologi pengolahan air.

Wtsus outside
Pict. 1 Gedung Wetsus tampak luar (source: Web Wetsus)
Wtsus inside
Pict. 2 Gedung Wetsus tampak dalam (source: Web Wetsus)

Tak ada riset tanpa kebutuhan dan funding. Yap, riset-riset yang dilakukan di Wetsus akan dilakukan jika dan hanya jika European Union (pemerintahan Uni Eropa) atau terdapat perusahaan, yang me-request penelitian dengan topik tertentu.

Request? Hmm…terdengar fluktuatif yaa. Suatu saat akan low demand kah?

Nope, setidaknya menurut saya untuk bertahun-tahun ke depan. Belanda dan banyak negara di Uni Eropa ini cinta air dan mereka sadar potensi yang terdapat pada air limbah. Jadi, room for improvement akan selalu ada. Which means topik-topik penelitian akan mudah bermunculan.

Penelitian yang efektif-efisien nggak mungkin tercapai tanpa dukungan fasilitas yang memadai. Nah, ehm… kalau kata senior, peralatan penelitian di Wetsus ini termasuk yang paling canggih di masa kini (konon kabar sih begitu ya, konon kabarrrrr). Tapi saya nggak bisa membuktikan dan membandingkan karena belum dapat kesempatan join penelitian di Wetsus hahaha. Ya at least omongan senior ini bisa membangkitkan kembali semangat yang surut kalau mengingat kuliah harus di Leeuwarden, sebuah kota yang jauh di utara antah berantah :))

 

Oke, curhat mengenai informasi umum jurusan yang sedang saya geluti sepertinya sudah cukup. Last but not least bagi siapapun yang numpang lewat baca tulisan ini dan sedang galau menentukan jurusan (kalau mau lanjut kuliah), saya cuma mau bilang satu hal:

Luruskan niat dan pasang prioritas utama mas/jeng untuk memperdalam bidang ilmu yang diminati, sehingga ketika mencari-cari jurusan tujuan nggak kena banyak distraksi. Tempatkan faktor lokasi studi sebagai pertimbangan di urutan sekian (kecuali daerah studi yang mas/jeng minati merupakan daerah konflik, ya kalau gitu case ini naikin jadi top priority of consideration lah). Oh iya, banyak cari tahu tentang jurusan yang mas/jeng minati juga ya untuk meminimalisir culture academic shock.

Baiklah. Sampai jumpa di tulisan berikutnya (kalau nggak mager nulis)

P.S.: Tulisan ini semata-mata dibuat karena iseng, sekaligus untuk promosi jurusan hahaha

 

 

Iklan

4 tanggapan untuk “Bahasan Sepintas tentang MSc Water Technology

  1. Assalamu’alaykum Mbak Sausan. Aku boleh tanya-tanya lebih banyak tentang jurusan ini Mbak?

    Kalau mau menghubungi via PM bisa kah?
    Terimakasih sebelumnya 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s