Diposkan pada Film

One Flew Over The Cuckoo’s Nest


One Flew

One flew east

One flew west

One flew over the cuckoo’s nest

Citra pasien dalam Rumah Sakit Jiwa (RSJ) dalam pandangan masyarakat awam kurang lebih mengacu kepada manusia yang memiliki keterbelakangan mental maupun hilang kesadaran, sehingga tidak mampu memberikan interaksi efektif kepada lingkungan sosialnya. RSJ menjadi lembaga yang berfungsi untuk menampung membimbing pasien-pasien tersebut sehingga kemampuan interaksi sosial mereka dapat kembali seperti semula.

Diangkat dari novel berjudul One Flew Over The Cuckoo’s Nest (1960), Ken Kesey ingin memberikan gambaran yang berbeda mengenai kehidupan dalam RSJ. Dikisahkan Randle McMurphy (Jack Nicholson), seorang tertuduh pemerkosaan anak di bawah umur berpura-pura menjadi gila agar tidak diseret ke dalam hukum. McMurphy dikirim ke sebuah RSJ untuk ditampung selama beberapa bulan hingga petugas di sana menyatakan bahwa ia cukup stabil untuk dibebaskan. McMurphy, yang mana sebenarnya tidak memiliki permasalahan mental, cepat berbaur dengan para pasien di RSJ. Ia mencoba berkomunikasi dengan siapa saja termasuk The Chief (Will Sampson), seorang Indian yang sesungguhnya waras namun berpura-pura bisu-tuli.

Sore hari merupakan saat di mana para pasien menjalani kegiatan rutin sesi terapi, dipandu oleh Suster Ratched (Lousie Fletcher) yang memiliki karakter konvensional dan diktator. Kegiatan tersebut mirip sebuah diskusi dengan topik permasalahan pribadi para pasien. Pada suatu sesi, McMurphy menyatakan permohonannya agar televisi boleh dinyalakan karena pada malam itu ajang pertandingan baseball favoritnya, World Series, akan dimulai. Suster Ratched dengan tegas menolak. Esok harinya, McMurphy meminta hal yang sama. Suster Ratchet mengatakan bahwa ia akan mengizinkan apabila separuh lebih dari total pasien setuju. Maka diadakanlah sebuah voting. Jumlah voters adalah 10 dari 18 orang, akan tetapi Suster Ratchet terlanjur menutup sesi terapi ketika McMurphy sedang membujuk voters ke-10.

Berbagai kejadian yang bertentangan dengan kemauan pasien menimbulkan pertanyaan pada McMurphy. Tempat tersebut sesungguhnya bukanlah tempat yang tepat untuk menyembuhkan orang-orang dengan mental bermasalah, dan ia merasa terkukung. Ia menyiapkan rencana untuk melarikan diri dan mengajak serta The Chief. Atas bantuan Candy (Marya Small) sang kekasih dan Rose, temannya, McMurphy mengelabui Trucker sang penjaga malam dan menyiapkan sebuah pesta perpisahan kepada para pasien sebelum ia pergi. Mereka berdansa dan mabuk hingga larut malam.

Sesaat sebelum McMurphy dan The Chief melarikan diri, Billy Bibbit (Brad Dourif), seorang pasien muda memohon pada McMurphy agar ia dapat diberi waktu sejenak bersama Candy. Pada akhirnya McMurphy, The Chief, dan pasien lain tertidur sembari menunggu mereka berhubungan seks, sehingga pada pagi hari mereka semua tertangkap basah oleh Suster Ratched dan para penjaga.

Setelah kejadian tersebut, McMurphy dibawa oleh pihak RSJ dan dikembalikan ke tempat tidurnya pada malam hari. The Chief yang sudah lama menunggu, mengajaknya kembali untuk melarikan diri. Namun, ia terkejut ketika melihat jahitan di kepala McMurphy. Pihak RSJ rupanya menilai McMurphy sebagai pasien yang amat berbahaya dan memutuskan ia harus menjalani operasi pembedahan otak lobotomi.

one fle over

Film ini ditutup oleh The Chief yang membunuh McMurphy dengan bantal karena tidak tega melihat sahabatnya menjalani sisa hidup tanpa jiwanya yang seperti dahulu, lalu melarikan diri sendiri dari tempat tersebut.

One Flew Over The Cuckoo’s Nest pada tahun 1975 sukses menerima penghargaan Academy Awards untuk 5 kategori tertinggi (Best Picture, Best Director, Best Actor, Best Actress, dan Best Writing Adapted Screenplay). Plot dengan klimaks tak terduga, teknik pengambilan gambar, dan paradigma sosial mengenai kehidupan RSJ (sebagai topik non umum untuk film) yang ingin dikuak oleh Milos Forman, sang sutradara, menjadi nilai tambah. Satu hal yang menurut saya patut disayangkan ialah akting para pemeran utama yang kurang dapat menimbulkan keterikatan emosional dengan penonton, terutama pada bagian klimaks.

Overall, rating yang saya berikan adalah 4 dari 5. Yeay, selamat!

Iklan

3 tanggapan untuk “One Flew Over The Cuckoo’s Nest

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s