Diposkan pada Jurnal

Long Live and Prosper, Prematurian


KOMPAS.com – Sebuah riset terbaru menunjukkan keterkaitan antara kelahiran prematur dengan resiko menderita penyakit jantung. 
Dalam studi kecil tersebut, peneliti melibatkan sebanyak 48 relawan berusia 18-27 tahun. Peneliti menemukan bahwa mereka yang lahir pada usia kehamilan 33 minggu atau kurang, cenderung memiliki tekanan darah tinggi dan lebih banyak jaringan lemak, walaupun memiliki indeks massa tubuh (BMI) yang normal. Bahkan, mereka juga diketahui mempunyai lebih banyak lemak dalam otot dan hati.
Karakter tersebut menurut peneliti terkait dengan penyakit jantung dan peredaran darah, serta diabetes tipe 2. Perbedaan lemak di sekitar perut juga lebih sering ditemukan pada pria.
Terkait temuan tersebut, para ilmuwan mengimbau agar setiap bayi yang lahir secara prematur terus dimonitor kesehatannya saat menginjak usia dewasa dengan meningkatkan deteksi dini terkait tanda-tanda awal perkembangan penyakit.
“Ini hanya sebuah penelitian kecil, tetapi ada perbedaan-perbedaan yang cukup mencolok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kita perlu untuk memantau kesehatan bayi prematur ketika melampaui masa bayi dan kanak-kanak,” kata Profesor Neena Modi dari Departemen of Medicine at Imperial College London, yang juga merupakan peneliti utama dalam riset tersebut.
Menurut Modi, pria dan wanita yang terlahir prematur sama-sama berada pada risiko yang lebih besar terkena penyakit jantung dan metabolisme. Tetapi risiko tersebut bisa dicegah dengan tetap menerapkan pola hidup sehat dan mengintervensi gaya hidup yang buruk.

Sumber: Kompas.com

Barusan saya baca artikel ini dan respon pertama yang keluar dari mulut saya adalah, “Oh pantes…”

Lahir prematur (7 bulan) mengharuskan saya untuk diinkubasi setelah kelahiran. Kulit kuning-kuning, berat badan hanya sekitar 2 kg kurang, dan ukuran tubuh keciiil sekali, kata si mama. Tapi karena diberi ASI sampai umur 3 tahun (hehehe :p), mungkin karena itu kekebalan tubuh saya meningkat dan mampu tumbuh normal seperti anak-anak seusia.

Barulah memasuki umur 20 tahun ini, rasanya saya punya penyakit lebih banyak ketimbang 2 saudara laki-laki saya yang lain. Yang paling utama ialah telapak tangan dan kaki saya suka keringetan, padahal di keluarga nggak ada sih yang tangan dan kakinya suka keringetan. Katanya ini ada masalah dengan pembuluh darah di sekitar jantung. Ya bingung aja sih, soalnya tiap SD-SMP-SMA setiap ada tes fisik, saya pasti masuk kategori baik.
Kemudian, minggu lalu ketika saya pergi ke dokter, saya sempat diukur tensi dan ternyata hasilnya menunjukkan angka yang tidak biasa. 130/70. Padahal biasanya tensi saya 100/70 atau 110/70. Untunglah masih segitu, karena kalau sudah masuk angka 130/80 maka saya dinyatakan mengidap pre-hipertensi. Dalam hati saya sugestikan bahwa kenaikan tekanan darah ini karena sedang takut saja. Toh di keluarga saya yang punya pola makan paling sehat: suka makan sayur & mulai mengurangi konsumsi nasi putih.

Setelah baca artikel barusan saya jadi bisa memaklumi sedikiiit (tersugesti untuk percaya isi artikel tersebut karena kurang lebih mirip sama yang saya alami). Belum lagi masalah hormonal yang kacau, kata dokter. Yaa intinya mah kayaknya ada banyak penyakit di dalam tubuh nih hahaha.

Namun, intinya yang paling penting sebenarnya bukan masalah kelahiran prematur atau tidak, melainkan pola hidup sehat. Untuk yang lahir prematur mungkin tingkat awareness nya harus +1 ya dibandingkan dengan yang tidak prematur, karena memang lebih rentan terserang penyakit-penyakit dalam (organ dan hormonal). Hal ini disebabkan oleh belum sempurnanya organ-organ tubuh terbentuk selama masa kehamilan sang ibu.

Menurut saya, dua tips berikut ini merupakan yang paling penting untuk dilakukan (walaupun yang nulis juga nggak ngelakuin2 banget sih :p)

1. Olahraga
Olahraga berfungsi untuk mengencerkan darah. Tubuh jarang bergerak sangat berpotensi mengalami penggumpalan darah. Akibatnya? Tersekat dalam pembuluh dan tidak mampu mengalirkan darah menuju organ-organ tubuh manusia.

2. Diet Golongan Darah
Diet dalam arti di sini bukanlah diet yang bertujuan untuk menurunkan berat badan (paradigma yang salah), tetapi untuk mencapai hidup sehat. Golongan darah masing-masing memiliki kerentanan terhadap makanan yang berbeda-beda. Kalau umumnya orang bilang sayur dan buah-buahan baik untuk kesehatan, ternyata tidak begitu di beberapa golongan darah tertentu. Terdapat beberapa jenis sayur dan buah yang tidak cocok dikonsumsi oleh masing-masing golongan darah, dengan alasan tertentu juga pastinya .
Gimana sih maksudnya? Misal, saya yang bergolongan darah A ini sebaiknya mengonsumsi buah-buahan yang dapat mengurangi lendir dalam sistem tubuh dan menghindari penggumpalan darah seperti jambu biji dan nanas. Serta sebaiknya menghindari konsumsi melon, pisang, dan mangga.
Silahkan cari sendiri diet golongan darah masing-masing.

Yang perlu diingat sekali lagi ialah kerentanan apapun terhadap penyakit, baik itu karena kelahiran prematur, genetik, maupun yang merasa aman karena keluarganya tidak pernah memiliki riwayat penyakit tertentu, semua diawali dari gaya hidup yang sehat dan seimbang. Serta positive thinking. Otak sebagai pusat kehidupan dalam tubuh, mampu menstimulus perintah (yang tak kita sadari) terhadap kinerja pembuluh darah, organ-organ, dan hormonal. Semakin kita ber-positive thinking, so pasti semakin semangat tubuh kita bekerja.

Aren’t we wanting for long live and prosper?

Iklan

2 tanggapan untuk “Long Live and Prosper, Prematurian

  1. iya nih. jadi makin serem sama hipertensi nih. udah 2x donor darah, kalo dicek tensi gue nyampe 140/80. ngeri pisan kan kurus gini tapi tinggi? mudah2an ini gara2 stress TA. hahaha. rajin makan timun katanya. harus mulai olah raga banget juga nih.

    1. beuh tinggi bener yu. mudah2an emang krn TA ya #SemangatApriliar
      gw juga kaget wong baru bangun tidur, pergi ke dokter, diukur tau-tau 130/70
      minum air kelapa muda tanpa gula juga katanya bisa nurunin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s