Diposkan pada Buku, Film

3 Tokoh Detektif dengan Karakter Paling Menarik


Dari berbagai genre fiksi seperti petualangan, fantasi, keluarga, persahabatan, romance, dsb., saya paling menyukai genre crime/suspense. Cerita dengan genre tersebut umumnya memiliki tokoh-tokoh utama yakni seorang detektif dengan gaya khas masing-masing. Berikut ini saya akan mereview tokoh detektif paling menarik versi saya. Tiga teratas merupakan urutan yang paling menarik, tapi 4 nomor sisanya tidak. Check it out!

1. Detektif Robert “Bobby” Goren dalam serial TV “Law & Order: Criminal Intent”

Robert Goren

Serial “Law & Order: Criminal Intent” disutradarai oleh Dick Wolf. Tokoh utama dalam serial ini adalah detektif Robert Goren (pria) dan detektif Alexandra Eames (wanita). Namun, detektif dengan karakter lebih menonjol dalam serial adalah si pria. Umumnya detektif digambarkan dalam dua karakter, yakni 1) rapi, teratur, detail, dan serius; atau 2) santai, nyeleneh, dan nyentrik. Yang manakah Robert Gorden? Tidak keduanya.

Cukup dengan menonton 2-3 episode saja, mas/jeng pasti langsung mengetahui karakter apa yang membuatnya menjadi menarik. Karakter paling kuat yang dimiliki Bobby adalah ia senang memaksa. Dalam bahasa halus ialah mempersuasi orang yang diinterogasi untuk mengakui peristiwa kriminal, melalui sindirannya yang memojokkan sehingga mampu memunculkan beban psikologis bagi orang yang diinterogasi. Saya suka melihat gesture-nya ketika melakukan hal tersebut hehehe. Ia juga memiliki kecerdasan luar biasa dan wawasan dalam bidang apapun yang amat luas sehingga dapat mempercepat proses investigasi.

2. Miss Marple dalam serial novel Agatha Christie

miss marple

Siapa tak kenal Agatha Christie? Penulis novel detektif paling popular di dunia. Dalam novelnya, ia menciptakan tokoh-tokoh seperti Hercule Poirot, Miss Marple, dan Tommy-Tuppence. Dari ketiga detektif tersebut saya paling menyukai Miss Marple. Bukan tipikal detektif pada umumnya.

Miss Marple sebenarnya memang bukanlah seorang detektif, hanya saja terkadang ia diminta oleh kepolisian untuk membantu memecahkan kasus. Ia merupakan seorang wanita paruh baya yang senang merajut, berkebun, bahkan pikun seperti wanita tua pada umumnya. Namun, di balik perangai tersebut ternyata nalarnya amat kuat. Ia lebih sering duduk, mengamati kejadian, mengobrol, dan menggunakan pendekatan psikologis dalam memecahkan kasus.

3. Hajime Kindaichi dalam serial manga “Detektif Kindaichi”

kindaichi

Manga “Detektif Kindaichi” dikarang oleh Yozaburo Kanari, Fumiya Sato, dan Seimaru Amagi. Hajime Kindaichi adalah seorang anak SMU yang pemalas dan mesum. Di sekolah, prestasinya biasa-biasa saja. Namun, ketika sudah menghadapi kasus, ia mengeluarkan tajinya yakni kecerdasan yang mencapai IQ 180 sehingga dengan logikanya ia mampu memecahkan kasus.

Bukanlah karakter Kindaichi-nya yang menarik bagi saya, tapi manga Kindaichi itu sendiri. Mungkin orang-orang lebih mengenal manga Detektif Conan, tapi bagi saya manga yang satu ini lebih menarik karena kasusnya seringkali lebih rumit, ilustrasinya lebih vulgar, dan banyak terdapat humor di dalamnya.

Yang menarik lainnya …

Serial TV karya Sir Alfred Joseph Hitchcock

alfred

Biasa dikenal dengan nama Alfred Hitchcock. Ia adalah sutradara film-film dengan genre suspense, yang mencakup drama, komedi, thriller, dan misteri. Tidak ada tokoh detektif permanen yang ia tampilkan, hanya cerita pendek mengenai kasus-kasus kriminal. Serial yang saya tonton adalah “Alfred Hicthcock Presents”. Disajikan masih dalam format hitam-putih dan dirilis pada tahun 1950-an.

Detektif Sherlock Holmes dalam serial novel “Sherlock Holmes”

Sherlock

Siapa tak kenal Sherlock Holmes, detektif fiktif karangan Sir Arthur Conan Doyle? Ia adalah tokoh detektif paling populer sepanjang masa, dilanjutkan dengan Hercule Poirot. Holmes (yang digambarkan dengan pas oleh Robert Downey, Jr.) tentu saja masuk pada detektif jenis kedua: nyentrik dan nyeleneh, bahkan ia pecandu obat-obatan. Ia merupakan detektif yang memecahkan kasus secara induksi (penarikan kesimpulan dari detail-detail khusus ke umum). Nilai tambah dari seorang Sherlock ialah ia adalah seorang ahli kimia dan forensik sehingga kerap membantunya memecahkan kasus.

Detektif Hercule Poirot dalam serial novel Agatha Christie

Hercule_Poirot

Bagi saya, Hercule Poirot lebih menarik daripada Sherlock Holmes meskipun Sherlock lebih populer. Perbedaan Poirot dengan Sherlock terletak pada style dan pendekatan kriminologi. Apabila Sherlock digambarkan sebagai detektif yang nyentrik dan nyeleneh, Poirot berbeda 180 derajat. Ia sangat rapi dan sistematis. Bahkan posisi asbak yang bergeser sedikit saja dapat mengganggu pandangannya dan membuatnya mengomel.

Secara penekatan, Sherlock kerap berkeliling ke sana kemari untuk mencari bukti-bukti lalu merangkainya menjadi sebuah kesimpulan. Poirot justru menyindir pendekatan tersebut. Ia lebih senang berpikir terlebih dahulu (ia biasa menyebutnya ‘menggunakan sel abu-abuku’) barulah mengeluarkan energi dengan pergi mencari bukti. Itupun jika benar-benar diperlukan.

Novel “My Name is Red” karya Orhan Pamuk

red

Berjudul asli “Benim Adim Kirmizi”, dikarang oleh novelis pemenang Nobel Sastra dari Turki, Orhan Pamuk. Novel ini menceritakan tentang pembunuhan seorang miniaturis (seniman yang memberikan ilustrasi dan aksesori pada buku-buku) dalam setting abad ke-16 pada masa Kerajaan Utsmaniyah. Hal yang paling menarik dari novel ini ialah gaya bertutur melalui penyusunan bab yang disesuaikan dengan sudut pandang masing-masing tokoh, termasuk bab berjudul “Aku Adalah Pembunuh”. Tentu saja dengan adanya penyusunan bab seperti ini mendorong pembaca untuk ikut serta memecahkan teka-teki siapakah pembunuh miniaturis tersebut.

.

Sebenarnya masih banyak bacaan-bacaan maupun serial TV yang menarik. Tapi karena keterbatasan tekad untuk menulis, jadi cukup segitu saja. Contoh manga dengen genre sejenis selain Conan dan Kindaichi ada Detektif School Q, Q.E.D, Detektif Loki. Untuk novel masih ada karangan John Grisham, Mary Higgins Clark, Sidney Sheldon, Shoji Shimada (Jepang). Yang lokal pun ada yaitu S. Mara Gd. Untuk serial TV masih ada NCIS, CSI Miami, The Mentalist, The Listeners, Bones, Criminal Mind, Castle, Ace Ventura, maupun film-film jaman dulu seperti McGyver, The A Team, dsb. Selamat menikmati!

Iklan

2 tanggapan untuk “3 Tokoh Detektif dengan Karakter Paling Menarik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s