Diposkan pada Jurnal

Big Bang Live Concert Review


Sepertinya tidak salah jika saya mereview topik anak muda yang sedang HOT saat ini, yaitu konser BIG BANG!

BIG BANG merupakan sebuah boyband hip hop dari Korea yang berada di bawah manajemen YG entertainment. Terdiri atas lima personel: G-Dragon (leader), Taeyang, T.O.P, Daesung, dan Seungri.  Debut mereka dimulai pada tahun 2006 dengan single berjudul ‘La La La’. Namun, milestone yang membuat mereka begitu terkenal adalah lagu berjudul ‘Lies’ yang dirilis pada tahun 2007, seketika mereka mendapat berbagai penghargaan internasional atas lagu gubahan G-Dragon tersebut.

Jakarta merupakan salah satu dari 25 tujuan dan 16 negara dalam rangkaian tur konser “BIG BANG Alive Tour 2012”. Konser ini dilaksanakan dengan tujuan promo album terbaru mereka bertajuk “ALIVE”. Pada awalnya, konser di Jakarta hanya akan dilangsungkan pada tanggal 13 Oktober 2012. Namun, karena penjualan tiket secara online langsung habis dalam waktu 10 menit saja! dan masih banyak yang mencari, maka pihak promotor yaitu Big Daddy berhasil membujuk YG entertainment untuk melakukan penambahan hari di Jakarta menjadi tanggal 12 dan 13 Oktober 2012.

Saya selaku reviewer tentunya menonton langsung pertunjukan ini (12 Oktober 2012). Kali ini saya akan mereview penampilan BIG BANG se-objektif mungkin di Mata Elang International Stadium (MEIS) Ancol kemarin.

Pada hari pertama konser, pintu gerbang dibuka pada pukul 18.00, sedangkan pertunjukan dimulai pada pukul 20.00. Sejak awal saya berpikir bahwa hari pertama merupakan hari tambahan sehingga wajar saja apabila penonton lebih sepi dibandingkan dengan hari kedua. Namun, selama pertunjukan berlangsung ternyata saya tidak melihat ada spot kosong yang tidak kuning. Mengapa kuning? Jadi, para VIP (sebutan untuk fans BIG BANG) sebelumnya telah membeli sebuah crownstick (stik berbentuk mahkota) yang dapat menyala kuning. Crownstick ini khusus dibuat bagi para penonton pertunjukan BIG BANG. Tidak seperti boyband-boyband lainnya yang umumnya hanya menggunakan lightstick biasa berwarna biru.

Konser dimulai dengan kemunculan lima kapsul di atas panggung berisi masing-masing personel diiringi lagu intro berjudul ‘Alive’. Selanjutnya, para personel keluar dari kapsul dan mulai menyanyikan lagu berjudul ‘Tonight’. Pada sela-sela pertunjukan, kelima personel tak jarang menyapa penonton.

Saya tidak pernah menonton live concert sebelumnya, jadi saya pikir my first impression about live concert sebegitu berlebihannya. Namun, setelah melihat berbagai review dari media dan beberapa teman yang pernah mendatangi beberapa live concert, ternyata konser BIG BANG kali ini memang terlalu luar biasa untuk disandingkan dengan konser artis-artis lain.

Mengapa?

Pertama ialah BIG BANG tampil dengan sangat enerjik di atas panggung. Tidak loyo, tidak kaku, sangat berantakan (jalan kesana kemari), banyak improvisasi, tapi terkesan rapi. Kedua, dan yang paling mengejutkan adalah mereka menyanyikan kurang lebih 26 lagu TANPA LYPSINC dan diiringi oleh full band. Pengamat musik, Bens Leo, (dalam sebuah media) mengatakan kagum karena tidak banyak artis yang mampu melakukan hal tersebut ketika konser. Ketiga, para personal sangat menguasai panggung. Mereka banyak melakukan interaksi kepada penonton. Interaksi yang saya maksud bukanlah kontak fisik, akan tetapi sapaan, gurauan (bahkan mereka sempat membanyol di atas panggung dengan menirukan gaya Tukul ‘eaa eaaa eaaaaa’ ckckck), no blocking, dll. Keempat, sound and stage act is PERFECT! (I could only say: YG entertainment memang sinting). Selain dihibur oleh sang artis, penonton juga dihibur dengan stage act yang menarik. Contohnya ialah kemunculan solo Seungri dengan senjata laser hijau yang diarahkan kepada penonton pada saat membawakan lagu ‘What Can I Do’ (sure you can’t imagine) dan solo Daesung yang terbang menggunakan sayap putih ketika membawakan lagu ‘Wings’, ditambah dengan solo Taeyang yang berulang kali topless dance.

Jadi, ceritanya setelah konser saya baru membandingkan perform BIG BANG di negara-negara lain. Ternyata satu hal yang cukup disayangkan adalah infrastruktur dari pihak empunya stage yang terbatas. Di negara lain, pertunjukan mereka bisa menjadi lebih bagus karena infrastrukturnya sangat mendukung, baik itu dari segi properti, lighting, dan tetek bengek lainnya. Yaaa mungkin memang beginilah Indonesia kali ya :p, hehehe.

BIG BANG memang berbeda jika dibandingkan dengan boyband Kpop lain yang lekat dengan style ‘bubblegum pop’ alias cowok-cowok manis. Jenis musik mereka berbeda, yakni hip hop – RnB, menjadikan style musik dan penampilan mereka lebih terkesan macho. Yes, they bust stereotype of a Kpop sweet boyband. Di samping itu, lagu-lagu mereka memang sangat unik (menurut saya) dari segi ritme dan instrumennya. Saya bukan seorang profesional yang paham benar dengan berbagai istilah dalam musik, tapi sepertinya kalau mas/jeng mendengarkan instrumen dari berbagai lagu Big Bang, mas/jeng dapat mendengar tambahan tone-tone unik yang membuat lagu mereka terasa lebih menarik. You know what, karena mayoritas lagu BIG BANG digubah oleh G-Dragon, tak salah ia sering disebut sebagai jenius. Yesss, I adore genious GD!

Overall, sebagai penonton (sekaligus sebagai VIP ^^) saya sangat terkesan dengan pertunjukan mereka. Tidak salah menabung sejak lama untuk mendapatkan hiburan : a wonderfull concert.

Suasana Konser ‘Big Bang Alive Tour 2012’

Penasaran? Mungkin mas/jeng bisa melihat atraksi mereka membawakan lagu andalan ‘Fantastic Baby’ dari album terbaru (Kualitas HD) saat konser di Seoul melalui link ini.

Iklan

8 tanggapan untuk “Big Bang Live Concert Review

  1. Kemarin liat liputannya di Tv, saya memang nggak terlalu suka K-pop. Objectively speaking, Bigbang memang beda level sama Boyband2 senegaranya. Dari musik, kualitas suara, aksi panggung dan jam terbang. Kalau dengan Boyband barat pendahulunya, they’re closest to Five. Sama2 di electronic dance pop yg memasukkan rap ke dalam lagu2nya. Tapi saya lebih bisa nikmatin musiknya Five, karena terlalu banyak efek yg dipakai di lagu2 Bigbang bahkan yg slow. Jadi kesan “musical” jadi berkurang. Selera mungkin ya.. Tapi ada satu member yg stand out suaranya. Yg nyanyiin,”Boom chakalaka” di Fantastic Baby.

    Enerjik Iya, Rapi? Saya pikir tidak.

    1. hmm rapi yang saya maksud dari segi koreo mereka waktu konser yang gak amburadul, apa ya istilahnya yg lebih gampang dimengerti? ya semacam itulah hehehe
      klo soal style sih, bahkan mereka lebih berantakan dari orang yang baru bangun tidur :p

    1. kayaknya masing2 hari ada beda kesannya. klo day 1 so pasti soundnya lebih bagus (kata temenku yg nonton 2 hari), dan mereka byk ngebanyol (waktu niruin tukul, mi goreng2 itu, dll).
      klo day 2 lebih chaos krn lebih VIP lebih rame mungkin ya, tapi yg pasti VIP project lebih berhasil. dan ini closing! jadi pasti lebih terharu deh 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s